pojoksulsel-ilustrasi-bayi

Ekspose media terkait kasus kekerasan perempuan dan anak menjadi perhatian Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Kota Makassar.

Dengan menggelar pelatihan jurnalistik Membangun Perspektif Perempuan dan Anak dalam Pemberitaan, LBH APIK bekerja sama The Asia Fondation, mengharapkan media massa elektronik, cetak, dan online dapat membantu meredam tingkat kekerasan pada anak dan perempuan.

“Kita juga sampaikan ke semua media bahwa perlindungan anak dan perempuan itu sangat penting. Kami berharap media dapat menyuarakan dan mencegah perilaku kekerasan pada anak dan perempuan,” tutur Direktur LBH APIK kota Makassar Rosmiati Sain saat membuka pelatihan yang digelar di Grand Asia Hotel, Jalan Boulevard Raya, Senin (10/8/2015).

Pelatihan berlangsung selama dua hari mulai dari 10 sampai 11 Oktober dan diikuti 25 orang jurnalis dari media, cetak, elektronik, dan online di Kota Makassar. Pemateri dihari pertama, budayawan dari Unhas Alwi Rahman, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gunawan Mashar, Program Manager Mampu BaKTI Lusia Palulungan, dan pemerhati anak Rusdin Tompo.

Tujuan dari acara ini, kata Ros, sapaan Rosmiati Sain, memberikan cara pandang dalam memberitakan kasus perempuan dan anak yang kerap menjadi komoditi di media massa. Dimana kata dia media cenderung memamerkan tubuh perempuan dan anak.

Sementara itu, Lusiana Palulungan mengatakan media seringkali tanpa sadar membuka kasus kekerasan secara gamblang tanpa memikirkan nasib korban. Untuk itu mantan Direktur LBH APIK kota Makassar itu meminta media agar bisa memerhatikan kepentingan dan lingkungan korban kekerasan perempuan dalam peliputan agar korban dan keluarganya tidak semakin merasa tersudut dengan adanya pemberitaan.

Kata dia, wartawan berusaha menyampaikan fakta selengkap mungkin. Namun yang harus dipikirkan, mengungkapkan kekerasan pada perempuan, baik itu pembunuhan maupun penelantaran anak harus dipikirkan dampaknya pada lingkungan.

Selama ini, menurut Lusiana, berita yang beredar kerap kali diulang-ulang dan di-blow up sedemikian rupa hingga malah mengeksploitasi korban itu sendiri. Jika ada pemberitaan soal kekerasan terus menerus, anak justru malah tidak mau berangkat ke sekolah karena malu.

Tanpa kehati-hatian dalam pemberitaan, korban dan keluarganya justru dapat terstigma negatif sehingga menjadi tertutup dan tidak mendapatkan hak-haknya.

(hasanuddin/pas)


Sumber:pojoksulsel.com

LBH APIK Makasar
Apik dalam Pelayanan, Apik dalam Pengelolaan
Alamat: Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 12
(Perumahan Budi Daya Permai Blok D No. 3)
Makassar - Sulsel 90245
Telp. / Fax : (+62-411) 590147
e-mail : lbh_apikmks@yahoo.co.id

Galeri Photo

rapat pengurus4
rapat pengurus4
Buka Puasa Bersama
Buka Puasa Bersama
Launching Posko Paralegal
Launching Posko Paralegal
pertemuan rutin paralegal di komunitas3
pertemuan rutin paralegal di komunitas3
Launching Posko Paralegal
Launching Posko Paralegal
pertemuan rutin paralegal di komunitas2
pertemuan rutin paralegal di komunitas2
20140526_105705
20140526_105705
Buka Puasa Bersama
Buka Puasa Bersama
pertemuan rutin paralegal  support posko1
pertemuan rutin paralegal support posko1
posko paralegal  taman baca kec ujg tanah
posko paralegal taman baca kec ujg tanah
Launching Posko Paralegal
Launching Posko Paralegal
Penyusunan SOP
Penyusunan SOP
Launching Posko Paralegal
Launching Posko Paralegal
kunjunangan posko2
kunjunangan posko2
Penyusunan SOP
Penyusunan SOP

Sistem Managemen Data Kasus

login